Minggu, 05 Maret 2017

Teori Para Ahli tentang Hakekat Bahasa



Teori Para Ahli tentang Hakekat Bahasa

1.    Hakekat bahasa menurut Harimurti Kridalaksana dalam Kamus Linguistik edisi Ketiga adalah : sistem lambang bunyi yang arbitrer, yang dipergunakan oleh para anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri.
2.    Menurut H. Douglas Brown dalam bukunya Henry Guntur Taringan “Pengajaran Pragmatik” menyebutkan hakikat bahasa adalah suatu sistem yang sistematis, juga untuk sistem generative, seperangkat lambang – lambang atau simbol – simbol arbitrer.
3.    Abdul Chaer dan Leonie Agustina menyebutkan hakikat bahasa dalam buku “Pragmatik : Perkenalan Awal” yaitu sebuah sistem, artinya bahasa itu dibentuk oleh sejumlah komponen yang berpola secara tetap dan dapat dikaidahkan.
4.    A. S. Hornby (1996) dalam Oxford Advanced Learner’s Dictionary, menyatakan bahasa adalah sistem bunyi dan kata yang digunakan manusia untuk mengekspresikan pikiran dan perasaannya.
5.    Hakikat bahasa adalah yang membahas dan mengulas bahasa secara mendetail baik menurut pakar – pakar bahasa maupun menurut masyarakat bahasa (Abdul Chaer 2007:33).

Beberapa pendapat para ahli mengenai bahasa
1.    Menurut Keraf dalam Smarapradhipa (2005:1), bahasa memiliki dua pengertian yakni, pertama menyatakan bahasa sebagai alat komunikasi antara anggota masyarakat berupa simbol bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Kedua, bahasa adalah sistem komunikasi yang mempergunakan simbol – simbol vokal (bunyi ujaran) yang bersifat arbitrer.
2.    Menurut Owen dalam Stiawan (2006:1), definisi bahasa yaitu bahasa dapat didefinisikan sebagai kode yang diterima secara sosial atau sistem konvensional untuk menyampaikan konsep melalui kegunaan simbol – simbol yang dikehendaki dan kombinasi simbol – simbol yang diatur oleh ketentuan.
3.    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa merupakan sistem bunyi yang arbitrer, yang digunakan oleh suatu masyarakat untuk berkomunikasi, berinteraksi, bekerja sama, dan mengidentifikasi diri.
4.    Menurut Bill Adams, bahasa adalah sebuah sistem pengembangan psikologi seseorang atau individu dalam sebuah konteks inter-subjektif.
5.    Menurut Wittgenstein, bahasa merupakan suatu bentuk pemikiran yang bisa dipahami, dimengerti, berhubungan dengan kenyataan, dan memiliki struktur dan bentuk yang logis.
6.    Menurut Carol, bahasa ialah sistem bunyi atau urutan bunyi vokal terstruktur yang dipergunakan untuk berkomunikasi internasional oleh kelompok manusia dalam mengungkapkan suatu peristiwa, hal dan proses yang terjadi disekitar manusia.
7.    Pengertian bahasa menurut Harun Rasyid, Mansyur & Suratno (2009:126) bahasa merupakan struktur dan makna yang bebas dari penggunanya, sebagai tanda yang menyimpulkan suatu tujuan.
8.    Menurut Santoso (1990:1), bahasa adalah rangkaian bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia secara sadar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hubungan Antara Teori Sastra, Kritik Sastra, dan Sejarah Sastra

HUBUNGAN ANTARA TEORI SASTRA, KRITIK SASTRA, DAN SEJARAH SASTRA 1.     Teori sastra, adalah salah satu cabang ilmu sastra yang memp...